Rencana Keselamatan Allah Yang Sederhana

keselamatan_Kristus

Saya akan mengajukan pertanyaan yang paling penting di dalam kehidupan ini. Kebahagiaan dan kesusahan Anda dari sekarang sampai selama-lamanya akan bergantung pada jawaban Anda. Pertanyaannya adalah: Apakah Anda sudah diselamatkan? Ini bukan pertanyaan tentang perbuatan baik Anda, bukan juga apakah Anda anggota gereja, tetapi apakah Anda sudah diselamatkan? Apakah Anda yakin akan masuk surga setelah meninggal dunia. Allah mengatakan bahwa untuk dapat masuk ke surga, Anda harus dilahirkan kembali. Dalam Yohanes 3:7, Yesus berkata kepada Nikodemus, “Kamu harus dilahirkan kembali.” Dalam Alkitab, Allah memberikan rencana bagaimana caranya untuk dapat dilahirkan kembali yang berarti diselamatkan. Rencana-Nya sangat sederhana! Anda dapat diselamatkan hari ini juga. Bagaimana caranya? Pertama-tama kawanku, Anda harus sadar bahwa Anda adalah orang berdosa. “Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah” (Roma 3:23). Karena Anda adalah orang berdosa, Anda dipastikan akan mengalami maut. “Sebab upah dosa ialah maut” (Roma 6:23).

Pertama

Ini artinya pemisahan kekal dari Allah di dalam neraka. “… manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali saja, dan sesudah itu dihakimi” (Ibrani 9 : 27). Tetapi Allah sangat mengasihi Anda, Dia telah memberikan Anak-Nya yang tunggal, Yesus, untuk menanggung dosa Anda dan mati untuk Anda. “. . . Dia (Yesus) yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah” (2 Korintus 5 : 21). Yesus harus meneteskan darah-Nya dan mati. “Karena nyawa makhluk ada di dalam darahnya….. ” (Imamat 17 : 11). “…tanpa penumpahan darah tidak ada pengampunan” (Ibrani 9 : 22). “Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa” (Roma 5:8).

Meskipun kita tidak dapat mengerti bagaimana caranya, Allah berkata bahwa dosa-dosa saya dan Anda telah dibebankan pada Yesus dan Ia mati untuk kita. Dia dijadikan pengganti kita. Ini adalah kebenaran. Allah tidak dapat berbohong, Kawanku, “…sekarang Allah memberitakan kepada manusia, bahwa di mana-mana semua mereka harus bertobat” (Kis 17:30).

Kedua

Pertobatan ini adalah perubahan cara berpikir di mana seseorang mengaku dan setuju bahwa ia orang berdosa di hadapan Allah dan mengaku serta menerima apa yang telah dilakukan Yesus di atas kayu salib untuk kita semua. Dalam Kisah Para Rasul 16 : 30-31, penjaga penjara Filipi bertanya kepada Paulus dan Silas :….. Tuan-tuan, apakah yang harus aku perbuat supaya aku selamat?” Jawab mereka : Percayalah kepada Tuhan Yesus Knstus dan engkau akan selamat….. “

Percayalah pada-Nya sebagai seseorang yang telah menanggung dosa-dosa Anda, dan mati menggantikan Anda, dikuburkan, dan dibangkitkan kembali oleh Allah. Kebangkitan-Nya memastikan bahwa orang percaya dapat yakin akan kehidupan kekal saat menerima Yesus sebagai Juruselamat. “Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya ” (Yohanes 1:12).

“Sebab barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan, akan diselamatkan” (Roma 10:13). Barangsiapa dalam kutipan di atas termasuk Anda. Akan diselamatkan bukan berarti mungkin, atau dapat, tetapi pasti diselamatkan.

Ketiga

Tentu Anda sadar bahwa Anda seorang berdosa. Saat ini juga, di manapun Anda berada, bertobatlah, angkatlah hatimu pada Allah dalam doa. Dalam Lukas 18 :13, seorang yang berdosa berdoa : … Ya Allah, kasihanilah aku orang berdosa ini. ” Berdoalah :

“Ya Allah,
aku tahu bahwa aku adalah orang berdosa.
Aku percaya bahwa Yesus telah menggantikan
aku waktu Dia mati di kayu salib.
Aku percaya bahwa penumpahan darah-Nya,
kematian-Nya,
penguburan-Nya dan kebangkitan-Nya adalah untuk aku.
Sekarang aku menerima-Nya sebagai Juruselamat-ku.
Terima kasih atas pengampunan dosa-dosaku,
pemberian keselamatan dan kehidupan yang kekal,
karena rahmat dan anugerah-Mu.
Amin.”

Terimalah Firman Allah dan dapatkanlah keselamatan daripada-Nya dengan iman. Percayalah, maka Anda akan diselamatkan. Bukan gereja, perkumpulan atau pun perbuatan-perbuatan baik yang menyelamatkan Anda. Ingatlah, hanya Allah yang dapat melakukan karya keselamatan, secara menyeluruh! Rencana keselamatan Allah yang sederhana adalah: Anda orang berdosa.

Keempat

Apabila Anda tidak percaya dalam Yesus yang telah mati menggantikan Anda, pasti Anda akan tinggal untuk selama-lamanya di dalam neraka. Jika Anda percaya kepada-Nya sebagai Juruselamat yang telah disalibkan, dikuburkan serta dibangkitkan, Anda menerima pengampunan atas segala dosa dan karunia keselamatan kekal karena iman. Anda berkata, “Tidak mungkin semudah itu !” Ya, memang semudah itu ! Ini sesuai Alkitab. Ini adalah rencana Allah.

Hai kawan, percayalah pada Yesus dan terimalah Dia sebagai Juruselamat-mu hari ini juga. Kalau rencana-Nya masih belum jelas bagi Anda, bacalah tulisan ini berulang-ulang tanpa berhenti sampai Anda mengerti. Jiwa Anda lebih berharga daripada seluruh dunia. “Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia kehilangan nyawanya?” (Markus 8 : 36). Anda harus benar-benar pasti akan keselamatan pribadi ini. Apabila Anda kehilangan jiwa, Anda akan kehilangan surga dan kehilangan segala-galanya. Saya mohon dengan sangat, biarkanlah Allah selamatkan Anda saat ini juga! Kuasa Allah akan menyelamatkan Anda, tetapkan keselamatan Anda dan mungkinkan Anda untuk hidup sebagai orang Kristen yang selalu menang atas pencobaan.

Kelima

“Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan keluar, sehingga kamu dapat menanggungnya.” (1 Korintus 10:13).

Jangan tergantung pada perasaan Anda. Perasaan itu selalu berubah. Berdirilah pada janji-janji Allah. Janji-janji Allah tidak pernah berubah. Setelah Anda selamat, ada tiga hal yang perlu dilakukan setiap hari untuk pertumbuhan iman:

Berdoa-Berbicara kepada Allah. Bacalah Alkitab-Biarkan Allah berbicara. Bersaksi-Anda berbicara bagi Allah.

Anda perlu dibaptis sesuai kepatuhan Anda pada Tuhan Yesus Kristus sebagai kesaksian pada khalayak ramai atas keselamatan Anda, dan kemudian bergabung secepatnya dengan gereja yang menjunjung tinggi Alkitab sebagai Firman Allah. “Jadi janganlah malu bersaksi tentang Tuhan kita. ……. ” (2 Timotius 1 : 8).

“Setiap orang yang mengakui Aku di depan manusia, Aku juga akan mengakuinya di depan Bapa-Ku yang di sorga” (Matius 10:32).

3 BAGIAN POKOK DOA BAPA KAMI

32217_438645600080_4823619_nPerbadaan antara Firman Allah dan Berdoa : 
Firman Allah dan berDoa adalah sarana komunikasai antara Tuhan dengan manusia atau manusia dengan Tuhan.

FIRMAN ALLAH :
Tuhan yang berbicara dan manusia yang mendengar dan melakukannya tanpa harus tawar menawar.
BERDOA :
Manusia berbicara dan Tuhan yg mendengar dan member jawaban dengan cara Tuhan sendiri.

DOA BAPA KAMI

Doa Bapa kami adalah doa yang sangat popular dikalangan umat Kristiani, bahkan tidak menutup kemungkinan banyak dari orang yang bukan kalangan Kristiani juga tahu tentang doa Bapa Kami.  Banyak dari Umat Kristiani yg dapat menghafal Doa Bapa kami ini, Tetapi tahukah Doa Bapa Kami dibagi menjadi tiga bagian pokok Doa?.

Tiga bagian pokok Doa didalam doa Bapa kami adalah :

1. Penyembahan kepada Bapa di Surga.
2. Permohonan kepada Bapa di Surga.
3. Penyerahan diri kepada Bapa di Surga.

DOA BAPA KAMI (Mat. 6:9-13)

- Bapa kami yang ada disurga di Kuduskanlah namaMu
– Datanglah kerajaanMu, jadilah kehendakMu di bumi seperti di surga.
– Berikanlah kami rejeki pada hari ini, makanan kami yang secukupnya.
– Dan ampunilah kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang
bersalah kepada kami.
– Dan jangan membawa kami kedalam pencobaan, tetapi bebaskanlah kami
dari pada yang jahat.

[ Karena Engkaulah yang empunya kerajaan, dan kuasa dan kemuliaan sampai selama lamanya. Amin ]

Munculnya doa Bapa Kami, bermula dari murid muridNya meminta dan belajar kepada Tuhan Yesus, bagaimana cara doa yang benar. ( Luk. 11:1 ”…….Tuhan, ajarilah kami berdoa, sama seperti yg di ajarkan Yohanes ( Yohanes pembabtis ) kepada murid muridnya.”

Permintaan ini sangat menarik sekali dan menyenangkan hati Tuhan. Oleh sebab itu tanpa basa basi lagi Tuhan langsung mengajarkannya dengan sebuah konsep doa kepada mereka. Singkat, Padat, Jelas dan Berbobot. Inilah doa yang sempurna. Dan yang dikenal dengan sebutan DOA BAPA KAMI.

Apa Definisi Doa itu ?

Definisi doa : ” Doa adalah sarana komunikasai antara Tuhan dengan manusia atau manusia dengan Tuhan. Manusia berbicara dan Tuhan yg mendengar dan menjawab dengan cara Tuhan sendiri “.
Yang dalam pengertian adalah hubungan timbal balik antara manusia berbicara dan Tuhan yg mendengar atau sebaliknya Tuhan berbicara dan manusia mendengar dan merasakan sesuatu.

Berdoa adalah baik dan bahkan sangat baik bila dilakukannya dengan cara yang benar. Sebab berdoa merupakan komunikasi yang penting didalam ikatan keluarga, antara anak dan Bapak.
Banyak orang yang bisa berdoa dengan baik, tetapi banyak juga orang yang tidak bisa berdoa dengan benar atau bahkan sangat banyak sekali orang yang tidak pernah berdoa sama sekali. Contoh yang paling gampang saja, banyak dari orang orang yang mengaku dirinya Kristiani, tetapi mereka tidak parnah berdoa kalau makan. Kalau nggak percaya coba saja perhatikan sendiri.

“Janganlah berdoa” juga ada tertulis didalam Alkitab, bahkan ini adalah seruan Tuhan Yesus sendiri, kenapa ? bukankah berdoa adalah komunikasi yang baik antara anak kepada Bapak atau sebaliknya, anrata manusia sama Tuhan, tetapi mengapa justru Tuhan mengeluarkan satu pernyataan “Janganlah berdoa”  Mari kita perhatikan Mat. 6:5 yang bunyinya :” Dan apabila kamu berdoa janganlah kamu berdoa seperti orang munafik ……….” 

Tuhan tahu apa yang akan kita doakan, sebelum kita mengucap kata kata didalam doa.(Mat.6:8“ karena Bapamu mengetahui apa yang kamu perlukan, sebelum kamu meminta kepada-Nya.”Tuhan bahkan memberikan statement yang sangat tegas kepada orang Farisi yang terkenal Munafik sekali : ” Bukan setiap orang yang berseru Tuhan…Tuhan… yang akan masuk kedalam kerajaan Surga, melainkan……….,” (Mat.7:21)

Maka dari inilah Tuhan melarang kita anak anakNya berdoa layaknya orang munafik. Lalu apa yang dimaksud Tuhan dengan doa orang munafik ?,

Doa orang munafik adalah doa orang yang menyelewengkan hakikat Doa, dan mereka adalah orang yang pura pura baik berdoa untuk kepentingan orang lain, padahal ujung ujungnya berdoa untuk kepentingan diri sendiri, dan mereka adalah orang yang berdoa yang mementingkan sifat lahiriah saja, dimana sesungguhnya sangat berbeda sekali dengan sifat aslinya. Didalam kehidupannya penuh dengan kepura puraan, dari kulitnya terlihat baik dan bagus tetapi didalamnya tersimpan banyak sifat aslinya yang tidak baik. Sehingga percumalah doa mereka yang walau taat didalam doa atau yang di ulirkan dengan kata kata yang sangat menarik tetapi didalam hatinya tidak ada ketulusan dan kebaikkan, inilah kemunafikkan manusia yang paling dibenci Tuhan, sehingga hal seperti inilah yang diperingatkan oleh Tuhan terhadap kita anak anakNya.

Tuhan juga menginginkan kita agar didalam doa, hendaknya kita terlebih dahulu mendoakan orang lain, kita diajarkan untuk mementingkan orang lain sebelum kita berdoa untuk diri sendiri.

2Tes. 3:1 ” Selanjutnya, saudara-saudara, berdoalah utk kami…..”
Ibr. 13:18 ” Berdoalah terus untuk kami…..”

Pokok Doa Bapa kami, adalah doa yang sangat sempurna yang telah diajarkan Tuhan Yesus Kristus kepada murid muridNya dan diteruskan kepada kita sampai hari ini. Ini semua dengan maksud agar inti dari pokok doa yang benar tidak disesatkan oleh sosok yang tidak bertanggung jawab. Menghafal Doa Bapa Kami atau bahkan membawanya didalam setiap doa kita adalah sangat baik sekali, tetapi akan lebih sangat baik sekali dan sangat berarti sekali jikalau kita lebih mengerti tentang arti isi sebuah Doa Bapa Kami. Dan ini semua sangat lebih berarti daripada hanya sekedar menghafal atau hanya sekedar mengeluarkan hafalan doa Bapa Kami didalam setiap doa kita.

Memang untuk mengerti tentang makna Doa Bapa Kami, kita terlebih dahulu harus menghafalnya, agar apa yang akan kita renungkan ini akan lebih jelas dan mudah untuk kita pahami.

INTI DOA BAPA KAMI :
Isi dari doa Bapa Kami ini ada tiga hal.
1. Penyembahan kepada Bapa di Surga.
2. Permohonan kepada Bapa di Surga.
3. Penyerahan diri kepada Bapa di Surga.

Inilah ketiga pokok didalam Doa Bapa Kami. Dimana yang membawa kita ke hadirat Allah dalam komunikasi yang benar.

I. PENYEMBAHAN KEPADA BAPA DISURGA :

” Bapa kami yang ada diSurga, dikuduskanlah namaMu, datanglah kerajaanMu, jadilah kehendakMu dibumi seperti di Surga…….”

Kalimat pembukaan daro Doa Bapa Kami ini, mengajarkan kepada kita untuk terlebih dahulu menyembah dan mengakui keberadaan dan mengakui kedaulatan Allah di Surga. Didalam setiap penyembahan kita, kita menaikkan ucapan rasa syukur kita kepada yang berkuasa yaitu Allah itu sendiri. Menyembah adalah sikap tunduk, gentar, hormat dan bersedia taat. Didalam berdoa, sikap menyembah adalah suatu ungkapan rasa hormat, tunduk dan takut akan Allah yang menguasai haliq langit dan bumi, ini membuktikan bahwa kita merendahkan diri kita dihadapan Allah. Kita tunduk, hormat dan gentar didalam setiap penyembahan kita kepadaNya, adalah kita mengakui keberadaanNya, kita mengakui kekudusanNya, kita mengakui kekuasaNya dan kesanggupanNya atas dunia ini, dan mengakui bahwa hanya Dia yang terbesar dari yang terbesar di seluruh jagat raya.

TIGA POKOK PEMAHAMAN DIDALAM PENYEMBAHAN

a.) Dengan ucapan syukur

Didalam menyembah, kita naikkan ucapan syukur kita kepada apa yang telah Tuhan berikan atas kita Ef.5:20 :” Ucaplah syukur senantiasa atas segala sesuatu dalam nama Tuhan kita Yesus Kristus kepada Allah dan Bapa kita.”
Jika kita dengan rendah hati, kita sadar bahwa didalam kehidupan kita banyak sekali campur tangan Allah atas kita, maka kita selalu harus manikkan ucapan syukur kita di dalam setiap doa kita. Semisal Tuhan telah memberikan kita : Kesehatan ; Kecukupan ; Keamanan ; dan yang paling penting adalah Tuhan sudah memberikan kita Pengampunan dan Keselamatan.
Itulah sebabnya jangan kita pernah lupakan mengucap syukur.

b.) Dengan menaikkan Pujian kepada Tuhan.

Memuji dan memuliakan Tuhan ada banyak cara. Sebelum kita berdoa atau sewaktu kita beribadah, yang harus kita lakukan adalah menaikkan pujian kepadaNya sebab Dia memang layak menerima segala pujian ini. ( Ef. 5:19 : ” ………Bernyanyi dan bersoraklah bagi Tuhan dengan segenap hati.” )

Didalam kitab Kisah Para Rasul ( KPR ) diceritakan bagaimana penderitaan Rasul paulus dan Silas, mereka diperlakukan tidak adil, mereka dicambuki, dipukuli dan di siksa. Mereka sangat marah dan kecewa sekali, dan ini sangat manusiawi sekali. Bagaimana anda sikap dan perasaan anda kalau diperlakukan dengan tidak adil, bagaimana kalau anda yang tidak melakukan sesuatu seperti yang dituduhkan, kemudian ditangkap, di interogasi siang malam, di pukuli, di tendang supaya mengakui apa yang tidak pernah anda lakukan, pastilah anda marah dan bahkan mungkin berteriak dalam hati karena perlakuan tidak adil inikan ??? namun semuanya ini dihadapi oleh Paulus dan Silas dengan ketabahan. Bahkan mereka percaya sekali kalau Allah tidak pernah mengecewakan mereka. dari pengalaman ini, maka Paulus menulis didalam 1Kor.10:13 :” Pencobaan pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan pencobaan biasa yang tidak melebihi kekuatan manusia, sebab Allah setia ………………”  Oleh sebab itulah mereka selalu menaikkan pujian dikala mereka berdoa, mereka berdoa dan memuji memuliakan Tuhan.  ( Maz.40:4 :” Ia memberikan nyanyian baru dalam mulutku, untuk memuji Allah kita.” )

c.) Merenung

Didalam menyembah kepada Allah, kita membiarkan Firman Tuhan masuk didalam pikiran kita, entah itu melalui bacaan Alkitab atau belajar untuk mengerti dan memahami Firman Tuhan dari ulasan renungan tertulis, agar kita kerohanian kita semakin matang.
( Maz. 1:2 dimana Daud mengatakan berbahagialah orang yg suka merenungkan Firman Tuhan siang dan malam.) dan Yesus juga berkata, manusia bukan hidup dari roti saja tetapi memerlukan juga Firman Allah. ( Mat.4:4 )

II. PERMOHONAN KEPADA BAPA DI SURGA :

” Berikanlah kami pada hari ini, makanan kami yang secukupnya…” Kalimat “ Berikanlah kami ” didalam doa ini, jelas jelas menyatakan permohonan kita dan ketergantungan kita kepada Bapa di Surga. Disini diajarkan kepada kita bahwa Permohonan di sampaikan kepada Allah setelah kita melakukan Penyembahan dan Pujian kepada Bapa di Surga lebih dahulu.
Memohon adalah merupakan HAK kita sebagai anak anakNya, yang olehNya telah ditawarkan kepada kita.

Mat.21:22 : ” Dan apa saja yang kamu minta dalam doa dan
dengan penuh kepercayaan, kamu akan menerimanya.” 
;
Mat 7:7 : ” Mintalah maka akan diberikan kepadamu……” ;
Yoh 14:14 : ” Jika kamu meminta sesuatu kepadaKu dalam
namaKu, Aku akan melakukannya.” 

a.) Permohonan kebutuhan Jasmani.

Kebutuhan jasmani ( disini bukan berarti kebutuhan sexual ) , yang dimaksud adalah kebutuhkan manusia setiap harinya., entah itu berupa makanan ataupun financial, atau kebutuhan pokok hidup. Disini kita tidak diajarkan untuk meminta yang berlebihan sehingga tidak menjadi berkat tetapi akhirnya malah menjadi kutuk dosa keserakahan. Coba kita perhatikan kalimat doa tersebut, :
” Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya.” 

Hal yang demikian ini dimaksud untuk mendidik kita agar kita tetap bersandar kepada Tuhan, Yakin dan Percaya bahwa Tuhan selalu memelihara kita dalam suka dan duka, kita tidak lagi perlu kwatir akan kehidupan kita.
Kalau kita merenungkan kata “KAMI” disini Tuhan bukan menceritakan tentang individu atau pribadi saja, tetapi Tuhan juga bermaksud kita berdoa dan memohonkan juga untuk kebutuhan orang lain seperti yang juga diajarkan oleh Tuhan kepada kita yaitu untuk mengasih sesame kita. Itulah doa permohonan yang baik dimata Tuhan.

b.) Permohonan kebutuhan Rohani.

Tuhan Yesus juga mengajarkan kepada kita selain memohon kebutuhan jasmani, kita juga diajarkan memohon kebutuhan rohani. Yaiu pengampunan dosa.  :” Ampunilah kesalahan ( dosa ) kami seperti …… “  Kebutuhan jasmani dengan kebutuhan rohani didalam doa ini sangat berbeda dan sangat jelas sekali intinya.  Selain kebutuhan jasmani, kita juga butuh berdoa untuk kebutuhan rohani kita.  Tetapi kenyataan selama ini didunia, banyak dari kita yang didalam doanya selalu meminta untuk kepentingan jasmani kita. Minta sakit disembuhkan…, minta diberi kesehatanlah…, minta diberi perubahan hiduplah…, minta usahanya lebih diberkatilah…, minta bla..bla..bla.., yang intinya permintaan demi kepentingan pribadi.  Coba renungkan baik baik, Pernahkan kita dengan tulus berdoa mengakui kesalahan apa yg sudah pernah kita lakukan didalam kehidupan kita sehari hari? pernahkah kita setiap harinya berdoa mengakui dosa apa yang telah kita lakukan di kehidupan sehari hari ???.

Pernahkah kita mendoakan kepentingan orang lain ? atau bahkan mendoakan bagi kesulitan orang yg tidak kita kenal sekalipun ???coba renungkanlah baik baik. Kalimat selanjutnya adalah, :
 …….. seperti kami juga mengampuni kesalahan orang yang telah bersalah kepada kami.

Disinilah letak inti dari permohonan doa kita.  Tuhan Yesus tidak sekedar mengajarkan doa untuk kepentingan pribadi, tetapi Dia juga mengajarkan bagaimana sikap kita kepada orang yang melakukan kesalahan kepada kita. Mengampuni kesalahan orang sangatlah penting, karena Tuhan juga akan mengampuni kesalahan kita (dosa kita) kepadaNya. :” Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang lain, Bapa di Surga akan mengampuni kamu juga.” (Mat.6:14) :” ……. Dan jangan membawa kami kedalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari yang jahat……..

Kalimat permohonan ini membuktikan ketidak berdayaan kita, kelemahan kita dan ketergantungan kita kepadaNya. Manusia tidak mudah menghadapi tekanan tekanan yang sanagt berat, mungkin sekali atau dua kali, masih bisa diatasi, tetapi kalau datangnya bertubi tubi, sangatlah tidak mungkin kita bisa menghadapinya.

itulah pentingnya kita selalu tetap harus bersandar kepadaNya, dan kita berdoa memohon kekuatan ilahi agar kita mampu bertahan dan menghadapi semua persoalan yang tengah kita hadapi. Kita tidak bisa menutupi kemungkinan, banyak dari mereka yang Depresi, Stress, Gila, bahkan tidak sedikit dari mereka yang bunuh diri akibat tidak kuat menahan tekanan tekanan. Itulah sebabnya Tuhan Yesus mengajarkan kita berdoa untuk kebutuhan jiwa kita. Dan perlu kita mengetahui, Tuhan tidak pernah menjanjikan kita anak anakNya akan bebas dari pencobaan pencobaan, sebab kita diajarkan untuk tetap tabah dan tetap kuat dialam Dia dikala kita menghadapi segala pencobaan. Inilah tantangan kita sebagai anak anak Allah. ( Yak. 1:2-4 ) dari cobaan ini kita diajarkan untuk selalu bersandar kepada hikmat Tuhan agar kita bisa mengatasinya, dan jangan bergantung pada hikmat manusia ( 1Kor.2:5 )

III. PENYERAHAN DIRI KEPADA BAPA DI SURGA

“ Karena Engkaulah yang empunya kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama lamanya. Amin.”

Inti doa ini mengajarkan kepada kita bahwa kita harus menaklukkan diri, tunduk, takut, gentar dan pasrah atas keputusanNya. Kita diajarkan untuk berserah didalam ketidak berdayaan kita dihadapan Allah. Selain kita diajarkan untuk Menyembah Dia, memuji memuliakan Dia, memohon sesuatu yang kita harapkan dari Dia, kita juga diajarkan untuk berserah diri didalam ketidak berdayaan kita. Kita terlalu sering dan bahkan kita tidak pernah sadar bahwa didalam doa kita banyak kesalahan kesalahan kita yang tidak pernah kita sadari. Hal yang sangat keliru didalam doa kita adalah : Didalam doa ….

- Kita banyak menuntut pada Tuhan untuk kepentingan pribadi.
– Kita selalu menyalahkan Tuhan kalau doa kita tidak terjawab.
– Kita selalu memaksa Tuhan untuk segera menjawab doa kita.
– Kita tidak pernah mau mengakui kesalahan yg telah kita lakukan.
– Kita selalu berdoa seakan akan orang lain bersalah dan  melakukan kesalahan kepada kita.

Kita sering berharap Allah merubah sikapNya dan menuruti kehendak kita, inilah sikap ke salah satu KEEGOISAN kita.
Lebih bijaksana kalau didalam doa kita tidak menuntut apa yang kita kehendaki dari Tuhan, tetapi mintalah kekuatan kepadaNya bagaimana kita menghadapi hari esok. Untuk itu, didalam doa Bapa Kami, kita diajar untuk belajar berserah diri kepada keputusan dan kedaulatan Allah, ita diajar untuk berserah kepada kuasa Allah, Yesus berserah kepada kemuliaanNya dan berserah kepada hakikat Allah itu sendiri.

Banyak cara berdoa yang benar, yang dapat kita pelajari didalam Kitab Mazmur, disitu kita bagaimana bisa belajar daro doa doa Raja Daud, banyak pengalaman Daud yg diungkapkan didalam doanya kepada Allah.

Iman yang Mengalahkan Dunia

faith-in-god1Iman yang Tuhan anugerahkan kepada semua orang percaya adalah iman yang membuat kita bersandar dan menyerahkan diri sepenuhnya kepada Yesus Kristus sebagai Juruselamat yang telah mengalahkan segala kuasa dan dosa dunia.
Kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan serta buku-buku teologi tertentu dengan pembahasan yang beraneka ragam seringkali membuat perhatian manusia beralih dari Tuhan Allah kepada sesuatu yang lain. Segala hal yang dapat dilakukan oleh alat-alat sebagai hasil kemajuan teknologi serta berbagai solusi yang dipaparkan dalam berbagai buku ilmu pengetahuan dan teologi tertentu membuat hidup manusia menjadi lebih mudah sehingga manusia tidak lagi merasakan kebutuhan akan pertolongan Tuhan Allah.

Di negara-negara industri maju, semakin banyak orang yang tidak merasa membutuhkan Tuhan Allah karena segala hal yang mereka butuhkan telah tersedia dengan baik dan instan. Teknologi menjadi sandaran manusia dan ilmu pengetahuan menjadi acuan hidup manusia. Teologi manusia menjadi lebih dipercayai daripada Tuhan Allah sendiri sehingga manusia saling menghancurkan satu sama lain dengan “mengatasnamakan” Tuhan Allah.
Rasul Yohanes mengajarkan bahwa orang percaya harus mewujudkan iman dengan hidup bersandar kepada Kristus dan berserah diri sepenuhnya kepada Kristus yang telah mengalahkan dunia. Kita boleh memanfaatkan teknologi yang canggih, tetapi teknologi tidak boleh menggantikan posisi Tuhan. Kita boleh memiliki ilmu pengetahuan (termasuk teologi) yang banyak, tetapi ilmu pengetahuan dan teologi itu tidak boleh membuat kita mengabaikan Tuhan. Tuhan kita adalah Kristus, bukan yang lain!

1 Yohanes 5:3b-4
“Perintah-perintahNya itu tidak berat, sebab semua yang lahir dari Allah, mengalahkan dunia. Dan inilah kemenangan yang mengalahkan dunia: iman kita.”

Hanya Satu Yang Tidak Berubah

427199_473999595981726_2000805935_nDi dunia ini, semua berubah. Hanya satu yang tidak berubah, yakni Tuhan. Demikianlah kata-kata yang sering saya dengar.

Ada seorang Bapak gerejawi yang bernama Thomas Aquinas, yang hidup pada tahun 1225-1274, meyakini bahwa salah satu sifat yang dimiliki oleh Tuhan adalah immutabilis, yang berarti Tuhan tidak berubah. Sifat ini sangat erat kaitannya dengan sifat kemaha-tahuan Tuhan. Allah yang Mahatahu, pastilah tidak akan berubah, sebab berubah selalu mengandaikan ketidak-tahuan.

Yunus menyerukan berita penghukuman kepada Niniwe. Empat puluh hari lagi kota Niniwe akan ditunggang-balikkan oleh Allah. Yunus tampaknya sangat yakin, rencana Allah untuk menghukum kota Niniwe pasti tidak akan berubah. Tetapi ternyata Allah malah MENGUBAH rencana-Nya. Allah mengubah rencana-Nya ketika melihat raja dan rakyat Niniwe bertobat dari tingkah-laku yang jahat dan dari kekerasan hati mereka. Bahkan timbul penyesalan Allah atas rencana penghukuman Niniwe yang disampaikan sebelumnya.

Saya punya keyakinan bahwa Allah bisa berubah. Allah adalah sosok yang responsive terhadap dinamika umat-Nya. Di satu sisi, ini adalah anugerah bagi umat manusia, karena tidak ada kata terlambat untuk berbalik dari hidup yang lama, kembali ke dalam jalan Tuhan. Di sisi lain, kita bisa melihat Allah sesungguhnya lebih senang mencintai umat-Nya daripada menghukumnya. Allah bisa berubah, penduduk Niniwe bisa berubah.

Kesabaran Allah yang sesungguhnya memungkinkan Dia untuk berubah. Namun untuk setiap ketetapan-Nya, perintah-Nya, hukum-Nya, karakter-Nya, dan semua janji-Nya untuk kebaikan kita, Dia tidak akan pernah berubah seperti yang tertulis dalam Maleakhi 3:6 –“Bahwasanya Aku, TUHAN, tidak berubah, dan kamu, bani Yakub, tidak akan lenyap.”

Keputusan Allah dapat berubah dalam hal kebaikan dan akan memberikan pengampunan kepada kita, hanya jika kita bertobat dan kembali ke jalan-Nya. 

Orang Kristen yang mengaku bertobat ditandai bahwa hidupnya mengalami perubahan. Berubah di dalam tindakan, sikap, perkataan, bahkan perubahan di dalam “nasib”. Bertobat berasal dari kata Yunani “metanoia”, yaitu perubahan pikiran. Kalau ada orang Kristen yang mengaku bertobat tetapi hidupnya tidak berubah, maka ia tidaklah benar-benar bertobat, tetapi hanya”berobat”. Artinya, mereka ini sering ke gereja dan suka beribadah, tetapi hanya sebatas “suka” saja, tidak benar-benar mengalami perubahan. Memang Allah kita tidak berubah, namun Allah selalu membawa perubahan-perubahan.

Jikalau seorang isteri hendak memenangkan suaminya maka ia harus lebih dahulu mengalami perubahan di dalam tindakan dan perbuatan, karena perbuatan berbicara lebih keras daripada perkataan.

Salah satu tokoh perubahan adalah Yabes. Yabes ini memiliki arti “kesakitan, penderitaan, kemalangan”, tetapi walaupun namanya bersifat “negatif”, tetapi Yabes dapat mengubah keadaannya dari yang negatif sehingga dia dimuliakan.

Bagaimanakah caranya agar kita dapat mengalami perubahan adalah:

  1. Memiliki tujuan.

Apa yang membuat Yabes dapat berubah karena Yabes punya tujuan, yaitu agar dia “diberkati berlimpah”. Mengapa? Karena bagi orang Yahudi, keadaan Yabes ini dianggap sebagaisuatu kutukan. Tetapi Yabes dapat mengubah kutukan ini menjadi berkat. Tujuan yang kedua adalah agar “wilayahnya diperluas”, artinya Yabes menghendaki agar dia semakin sukses di dalam karir. Dan tujuan yang ketiga adalah agar “Tuhan menyertai dia dan melindungi dia dari segala malapetaka” Artinya yang membuat orang dapat berubah adalah kalau orang tersebut punya tujuan di dalam hidupnya.

Yang menghalangi orang untuk dapat berubah adalah karena kesombongan. Mengapa? Karena orang sombong merasa dirinya paling benar, sehingga dia merasa tidak perlu dikoreksi. Orang sombong akan sulit minta maaf, karena dia merasa dirinya benar.

  1. Strong determination (memiliki tekad yang kuat untuk berubah).

Faktor yang dapat membuat orang berubah adalah komitmen untuk mau berubah.

Sebaliknya yang dapat menghalangi orang berubah adalah kemapanan. Bandingkan kehidupan Musa.

Baca Keluaran 3;1-4, “Adapun Musa, ia biasa menggembalakan kambing domba Yitro, mertuanya, imam di Midian……”

Selama 40 tahun Musa hidup sebagai seorang pangeran Mesir. Dan, pada ayat diatas dia terpaksa harus menjadi gembala. Artinya Musa harus mengubah kebiasaannya dari seorang pangeran menjadi seorang gembala. Kalau Musa tidak mau berubah, maka dia akan mati sebagai gembala yang gagal dan tidak akan dapat menjadi pemimpin/nabi bagi bangsa Israel.

  1. Kalau kita datang kepada Tuhan (2 Korintus 3:18)

Untuk dapJesus Cross Salvationat berubah maka kita harus membuka “selubung”, membuang topeng. Artinya kita harus belajar jujur dengan diri kita sendiri. Kita harus sadar bahwa kita mempunyai kekurangan, kalau kita menyadari kekurangan kita makakita akan mau berubah.

Perubahan dalam bahasa Yunani adalah “metamorphose”, artinya perubahan seperti kepompong menjadi kupu-kupu; dan mungkin proses perubahan ini tidak nyaman bagi si kepompong, namun kalau dia sabar maka hasilnya adalah kupu-kupu yang indah. Kadang-kadang proses yang kita alami akan sakit rasanya, namun kalau kita mau dengan rendah hati dibentuk dan diasah Tuhan maka kita akan dapat berubah dengan indahnya, menjadi serupa seperti Yesus.

Berdoa Mohon Pengampunan

kotbah-dosa-dan-pengampunan-allah-yang-besar-1-638(1)

Ya Allah Bapa, kami mengaku bahwa kami kurang menghayati dan memberlakukan hidup dalam kasih dan kebenaran.
Kami mengaku kurang sungguh-sungguh beriman dan berharap padaMu. Kami mengaku kurang serius mengasihi Tuhan dan sesama. Ya Allah, kami mengaku sebagai gereja kami sering gagal mencontoh Tuhan Yesus dalam kehidupan sehari-hari kami. Kami tidak sepenuhnya berupaya mengubah dan membaharui hidup kami dengan kuasa RohMu. Kami mengaku: perilaku hidup kami kadang menjadi batu sandungan dan hambatan bagi orang lain untuk mendekat kepada Kristus. Kami mengaku terlalu sibuk mengurus diri sendiri. Kami menciptakan begitu banyak dalih untuk mengelak dari panggilanMu memperhatikan orang lain di luar diri dan kelompok kami. Kami sering terlalu menyibukkan diri dengan seremoni dan upacara belaka sehingga kehilangan waktu dan tenaga mengasihi dan berbuat kebajikan kepada orang lain.
Kami sering tidak menaruh perhatian kepada orang-orang yang menderita di negeri ini terutama mereka yang berada di luar gereja kami. Kami kurang menaruh keprihatinan dan minat kepada gerakan penyebaran INJIL. Kami tidak mau
dan tidak berani menjadi pelopor karya kasih dan karya keadilan di tengah-tengah masyarakat, dan kami jarang mengambil inisiatif untuk membela saudara-saudara Kristus yang lemah dan tersingkirkan. Ya Kristus, kasihanilah dan ampunilah dosa gerejaMu, dan baharuilah kami kembali dengan kuasa Roh Kudus. AMIN.

(2)

Ya Allah, Bapa yang maha kuasa! Kami datang memohon belas kasihanMu sebab kami sering gagal menjadi murid Tuhan.
Kami takut mengatakan kebenaran, dan cenderung mencari rasa aman yang palsu. Kami enggan memperjuangkan keadilan dan perdamaian di tengah-tengah masyarakat kami, sebaliknya membohongi Tuhan dan diri sendiri dengan belas kasihan yang palsu. Ampunilah kami, ya Allah! Berilah kami kekuatan menjadi saksi-saksiMu untuk menyatakan kebenaran di tengah-tengah dunia ini Desaklah kami ikut berjuang demi tegaknya hukum dan keadilan, kemerdekaan
dan perdamaian dunia ini. Karuniakanlah kami Roh Kudus, agar kami mempersatukan diri dengan Kristus melawan kuasa-kuasa kelaliman yang merendahkan martabat manusia dan merusak bumi ciptaanMu. Yakinkanlah kami bahwa kami tidak akan pernah memperoleh sukacita dan bahagia sejati selama kami hanya memikirkan diri kami sendiri. Sebaliknya biarlah kami menyediakan dan menyerahkan diri kami untuk dipergunakan sebagai alat, hamba dan pelayan Kristus untuk mewujudkan kebenaran, kasih dan keadilan di dunia ini, agar kami memperoleh sukacita dan bahagia sejati pemberianMu dalam Kristus…..AMIN.

Bersukacitalah

Gambar-kata-Selamat-pagi-selamat-hari-seninBanyak hal positif yang dapat Anda lakukan di tengah kesibukan rutin. Nikmatilah hidup sembari bekerja, niscaya Anda akan tetap mempertahankan semangat dan memiliki kehidupan yang bertenaga. Filipi 4:4 “Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan. Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah!”

1. BERIKANLAH LEBIH DARI YANG DIMINTA

Jadilah orang yang selalu memberikan ‘lebih’ dalam apa saja yang Anda lakukan. Jadikanlah ‘totalitas’ sebagai gaya hidup Anda karena kebiasaan membentuk karakter. Berilah tanpa mengharap imbalan dan pujian.

2. KURANGI KETEGANGAN


Orang bijak bilang: “Suatu saat nanti kamu akan tertawa jika teringat akan hal ini.” Kurangilah stres dengan berpikir bahwa segala sesuatu dalam hidup Anda pasti akan berjalan lebih baik. Walaupun kondisi pada saat ini tidak mendukung Anda untuk bersemangat. Milikilah kerangka berpikir positif! Lihatlah setiap situasi sebagai kesempatan untuk belajar dan berkembang. Jangan lupa untuk tetap tertawa.

3. KUASAILAH KEBIASAAN ANDA

Kebiasaan dapat membuat Anda menjadi lebih baik atau lebih buruk. Pastikanlah untuk memiliki kebiasaan yang memiliki efek yang baik bagi diri & hidup Anda. Lenyapkanlah kebiasaan buruk yang merugikan.

4. PILIHLAH LINGKUNGAN ANDA

Perhatikan, siapa saja orang yang sangat berpengaruh dalam hidup Anda? Kita semua terbentuk oleh lingkungan kita. Setiap orang yang ada di sekeliling kita mempengaruhi kepribadian, kepercayaan, dan nilai-nilai yang kita anut. Jadi, siapa orang terdekat Anda? Pastikan bahwa mereka mendukung Anda untuk maju. Hindari orang yang mengha-langi perkembangan dan mematikan semangat Anda.

5. LUANGKAN WAKTU UNTUK KEGIATAN YANG ANDA SUKAI

Seringkali kita berupaya keras untuk berlari mengejar kemajuan dalam kehidupan kita, hingga melupakan hal-hal yang membuat kita bahagia. Jika terlalu tegang, Anda menjadi lelah jiwa raga, dan bosan. Kembalikan semangat Anda dengan meluangkan waktu untuk melakukan hobi Anda. Lakukanlah secara teratur.

6. PECAHKAN MASALAH YANG MENGHIMPIT ANDA

Masalah yang belum terpecahkan berpotensi untuk menguras enerji kita. Cari tahu, masalah apa saja yang menghimpit jiwa dan membuat Anda tertekan. Carilah solusi atas masalah Anda. Selesaikanlah urusan yang belum selesai, seperti melunasi hutang, menyelesaikan skripsi atau pekerjaan yang belum beres. Dijamin, Anda akan menjadi lega setiap satu masalah selesai. Bereskan saja semuanya, supaya Anda kembali bersemangat!

7. FOKUS! FOKUS! FOKUS!

Enyahkan kecerobohan dan hal-hal buruk yang terjadi dalam hidup Anda dengan fokus pada apa saja yang sedang Anda lakukan saat ini. Kembangkanlah kebiasaan untuk melakukan satu saja pekerjaan. Fokuslah pada hal itu hingga pekerjaan itu selesai. Berilah perhatian pada detail untuk meraih kesempurnaan.

8. SISIHKAN WAKTU UNTUK MENYUSUN HIDUP ANDA

Kebanyakan orang menyerah pada keadaan dan tidak memperjuangkan hidup mereka. Akibatnya hidup mereka menjadi tak menentu dan tanpa arah serta tujuan. Hindarilah hal ini dengan mengetahui apa yang Anda inginkan. Ketahuilah impian Anda. Anda ingin menjadi apa? Kehidupan seperti apa yang Anda dambakan? Apa sumbangsih Anda bagi manusia dan dunia? Jadilah orang yang proaktif dengan berusaha menata diri dan hidup Anda ke arah yang lebih baik. Susunlah rencana dan berjuanglah!

9. MENJAGA KESEHATAN JIWA & RAGA

Makanlah makanan yang bergizi, jangan hanya asal kenyang. Miliki tidur yang berkualitas. Berolahragalah secara teratur. Lakukan segala upaya untuk menunjang raga kita tetap sehat. Karena kesehatan tubuh berpengaruh pada kesegaran mental. Usahakan untuk berada dalam lingkungan yang ‘sehat’, hindari lingkungan yang penuh tekanan, carilah kehidupan yang lebih baik. Berbagilah bersama sahabat. Jangan lupa bahwa Tuhan itu ada, berserah & berdoalah!

10. BERINVESTASI PADA OTAK & PIKIRAN ANDA

Pikiran Anda adalah komputer yang tercanggih di dunia! Up grade yourself! Maka, jangan pernah berhenti belajar dan mengembangkan bakat Anda. Jangan malas mempelajari keahlian baru yang akan meningkatkan kesehatan, kekuatan mental, dan performa kerja kita. Jangan takut mencoba pengalaman baru. Hal baru dapat menstimulasi pikiran kita. Gunakanlah pengetahuan yang Anda miliki untuk berkarya, mengajar, mendukung orang lain, dan berpartisipasilah dalam membuat dunia menjadi lebih baik.

Jangan Takut Akan Masa Depan.

6568310Salah satu pergumulan pemuda yang tidak sering dibicarakan adalah pergumulan menjaga batas dalam masa berpacaran. Kita tahu batas yang seharusnya dijaga namun kita tidak selalu berhasil menjaganya. Kita merasa bersalah namun kita sukar menghentikannya. Seharusnya dalam menghadapi pergumulan ini kita berbagi beban dan meminta bantuan pembimbing rohani namun itulah yang jarang dilakukan. Pada umumnya kita takut membicarakannya karena malu. Akhirnya banyak di antara kita yang berhenti bergumul dan malah menyerah pada godaan. Tidak jarang, sebagai akibat dari perbuatan kita itu, kehamilan terjadi. Kita pun menjadi takut dan merasa malu dan kadang terlalu bingung untuk mengambil keputusan. Berikut akan dipaparkan beberapa masukan yang layak dipertimbangkan dalam pengambilan keputusan.

  • Pertama, kita mesti bertekad untuk tidak berdosa-apa pun itu keputusan yang akan diambil. Dengan kata lain, kita harus berkomitmen untuk tidak menambah dosa di atas dosa yang telah kita lakukan. Jadi, buanglah jauh-jauh pikiran untuk menggugurkan anak dalam kandungan. Keputusan memelihara anak adalah keputusan yang berkenan kepada Tuhan. Sebaliknya, menggugurkan kandungan tidak berkenan kepada Tuhan. Sebab Tuhanlah yang menciptakan anak-dari awal hingga lahir.
  • Kedua, kita mesti melihat kehamilan dari perspektif Allah sendiri. Tuhan menggunakan pelbagai cara untuk membawa seorang anak lahir ke dalam dunia. Sudah tentu, sewaktu kita berkata, Tuhan menggunakan pelbagai cara, itu tidak berarti bahwa semua cara adalah cara yang diperkenankan Tuhan. Tidak! Seperti anak yang lahir di luar nikah, kendati hubungan itu sendiri adalah dosa namun anak yang dikandung berada dalam kehendak Allah. Itu sebabnya kita mesti memisahkan hubungan atau penyebab lahirnya anak dan anak itu sendiri. Roma 8:28 memberi kita kejelasan akan cara kerja Allah yang sempurna.
  • Ketiga, kita harus selalu memertimbangkan dampak jangka panjangnya. Janganlah memutuskan untuk langsung menikah hanya karena kita hamil bila kita memang belum siap menikah. Pernikahan yang tidak dikehendaki-terpaksa menikah karena kehamilan-hampir dapat dipastikan akan menjadi pernikahan bermasalah. Jadi, jangan menyelesaikan masalah dengan cara menciptakan masalah baru.
  • Keempat, jika memang kita belum siap menikah, putuskanlah untuk mengandung dan melahirkan anak-di luar pernikahan. Dalam hal ini silakan cari orang tua yang tengah mencari anak untuk diadopsi atau hubungi lembaga adopsi. Kita juga dapat menghubungi pelayanan Kristiani yang menampung ibu yang hamil di luar nikah. Atau, pilihan akhir adalah kita merawat dan membesarkan anak itu sendiri. Semua pilihan ini memang memerlukan pengorbanan namun pada akhirnya kita tahu bahwa kita telah menyelesaikan masalah dengan cara yang terbaik dan berkenan kepada Tuhan.
  • Kelima, evaluasi ulang relasi kita dengan pacar. Tidak jarang lewat kehamilan kita memperoleh pengertian yang lebih mendalam dan tepat akan siapakah dia. Sudah tentu pengertian ini bisa bersifat positif ataupun negatif. Sekali lagi, selalu pertimbangkan dampak jangka panjang. Ingat, tidak ada keharusan buat kita menikah dengan dia; jadi, bila pada akhirnya kita tahu bahwa dia memang bukanlah pasangan hidup yang sesuai, akhirilah hubungan itu.

Keenam, oleh karena kita telah berjalan dalam kehendak Tuhan dan bertindak bijaksana, kita pun dapat memperoleh keyakinan bahwa Tuhan akan terus menuntun langkah hidup kita. Jangan takut akan masa depan. Jika memang Ia berkehendak kita menikah, kita akan menikah. Ia akan menyediakan seseorang yang dapat mengasihi dan menerima kita apa adanya. Sebaliknya, bila memang Tuhan berkehendak lain, Ia akan memampukan kita hidup untuk-Nya sebagai lajang. Satu hal yang mesti kita camkan adalah bahwa Tuhan memberi kita kesempatan kedua

Rencana Tuhan indah pada waktuNya

pengkotbah3ay11Ada seorang anak laki-laki yang berambisi bahwa Suatu hari nanti ia akan menjadi jenderal Angkatan Darat. Anak itu pandai dan memiliki ciri-ciri yang lebih dari cukup untuk dapat membawa nya kemanapun ia mau. Untuk itu ia bersyukur kepada Tuhan, oleh karena ia adalah seorang anak yang takut akan Tuhan dan ia selalu berdoa agar supaya suatu hari nanti impiannya itu akan menjadi kenyataan.

Sayang sekali, ketika saatnya tiba baginya untuk bergabung dengan Angkatan Darat, ia ditolak oleh karena memiliki telapak kaki rata. Setelah berulang kali berusaha, ia kemudian melepaskan hasratnya untuk menjadi jenderal dan untuk hal itu ia mempersalahkan Tuhan yang tidak menjawab doanya. Ia merasa seperti berada seorang diri, dengan perasaan yang kalah, dan di atas segalanya, rasa amarah yang belum pernah dialaminya sebelumnya.

Amarah yang mulai ditujukannya terhadap Tuhan. Ia tahu bahwa Tuhan ada, namun tidak mempercayaiNya lagi sebagai seorang sahabat, tetapi sebagai seorang tiran (penguasa yang lalim). Ia tidak pernah lagi berdoa atau melangkahkan kakinya ke dalam gereja. Ketika orang-orang seperti biasanya berbicara tentang Tuhan yang Maha Pengasih, maka ia akan mengejek dan menanyakan pertanyaan-pertanya an rumit yang akan membuat orang-orang percaya itu kebingungan.

Ia kemudian memutuskan untuk masuk perguruan tinggi dan menjadi dokter. Dan begitulah, ia menjadi dokter dan beberapa tahun kemudian menjadi seorang ahli bedah yang handal. Ia menjadi pelopor di dalam pembedahan yang berisiko tinggi dimana pasien tidak memiliki kemungkinan hidup lagi apabila tidak ditangani oleh ahli bedah muda ini. Sekarang, semua pasiennya memiliki kesempatan, suatu hidup yang baru.

Selama bertahun-tahun, ia telah menyelamatkan beribu-ribu jiwa, baik anak-anak maupun orang dewasa. Para orang tua sekarang dapat tinggal dengan berbahagia bersama dengan putra atau putri mereka yang dilahirkan kembali, dan para ibu yang sakit parah sekarang masih dapat mengasihi keluarganya. Para ayah yang hancur hati oleh karena tak seorangpun yang dapat memelihara keluarganya setelah kematiannya, telah diberikan kesempatan baru.

Setelah ia menjadi lebih tua maka ia melatih para ahli bedah lain yang bercita-cita tinggi dengan tekhnik bedah barunya, dan lebih banyak lagi jiwa yang diselamatkan. Pada suatu hari ia menutup matanya dan pergi menjumpai Tuhan. Di situ, masih penuh dengan kebencian, pria itu bertanya kepada Tuhan mengapa doa-doanya tidak pernah dijawab, dan Tuhan berkata, “Pandanglah ke langit, anakKu, dan lihatlah impianmu menjadi kenyataan.”

 

Di sana, ia dapat melihat dirinya sendiri sebagai seorang anak laki-laki yang berdoa untuk bisa menjadi seorang prajurit. Ia melihat dirinya masuk Angkatan Darat dan menjadi prajurit. Di sana ia sombong dan ambisius, dengan pandangan mata yang seakan-akan berkata bahwa suatu hari nanti ia akan memimpin sebuah resimen. Ia kemudian dipanggil untuk mengikuti peperangannya yang pertama, akan tetapi ketika ia berada di kamp di garis depan, sebuah bom jatuh dan membunuhnya. Ia dimasukkan ke dalam peti kayu untuk dikirimkan kembali kepada keluarganya. Semua ambisinya kini hancur berkeping-keping saat orang tuanya menangis dan terus menangis.

 

Lalu Tuhan berkata, “Sekarang lihatlah bagaimana rencanaKu telah terpenuhi sekalipun engkau tidak setuju.” Sekali lagi ia memandang ke langit. Di sana ia memperhatikan kehidupannya, hari demi hari dan berapa banyak jiwa yang telah diselamatkannya. Ia melihat senyum di wajah pasiennya dan di wajah anggota keluarganya dan kehidupan baru yang telah diberikannya kepada mereka dengan menjadi seorang ahli bedah.

 

Kemudian di antara para pasiennya, ia melihat seorang anak laki-laki yang juga memiliki impian untuk menjadi seorang prajurit kelak, namun sayangnya dia terbaring sakit. Ia melihat bagaimana ia telah menyelamatkan nyawa anak laki-laki itu melalui pembedahan yang dilakukannya. Hari ini anak laki-laki itu telah dewasa dan menjadi seorang jenderal. Ia hanya dapat menjadi jenderal setelah ahli bedah itu menyelamatkan nyawanya.

 

Sampai di situ, Ia tahu bahwa Tuhan ternyata selalu berada bersama dengannya. Ia mengerti bagaimana Tuhan telah memakainya sebagai alatNya untuk menyelamatkan beribu-ribu jiwa, dan memberikan masa depan kepada anak laki-laki yang ingin menjadi prajurit itu. (Diambil dari Inspirational Christian Stories oleh Vincent Magro-Attard)

 

Untuk dapat melihat kehendak Tuhan digenapkan di dalam hidup kita, kita harus mengikuti Tuhan dan bukan mengharapkan Tuhan yang mengikuti.(Dave Meyer, Life In The Word, Juni 1997)

 

“Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya…. ” (Pengkotbah 3:11)

Yesus Kristus dan Kehidupan Kita

Apa Arti Yesus Kristus bagi Kita

downloadKetika kita menerima pertolongan Yesus Kristus kita dapat merasakan kedamaian dalam kehidupan ini dan kembali kepada Bapa Surgawi setelah kita meninggal.

Allah adalah Bapa Surgawi kita, dan seperti setiap orang tua, Dia ingin kita, anak-anak-Nya, menjadi bahagia. Dalam tulisan suci, Dia mengajarkanpekerjaan-Ku dan kemuliaan-Ku [adalah] untuk mendatangkan kebakaan dan kehidupan kekal bagi manusia” (Musa 1:39). Kehidupan kekal berarti hidup di surga, di hadirat-Nya, dengan keluarga kita, selamanya. Allah telah memberikan kepada kita perintah-perintah, yang mengajarkan kepada kita apa yang benar dan salah dan memetakan suatu cara menjalani hidup yang akan menawarkan kebahagiaan terbesar. Yesus Kristus mengajarkan, “Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku” (Yohanes 14:15). Tetapi tulisan suci juga mengajarkan bahwa “tidak ada sesuatu yang tidak bersih dapat berdiam bersama Allah” (1 Nefi 10:21). Sekuat apa pun upaya kita untuk menjalani kehidupan yang baik, kita semua berdosa, jadi bagaimana kita dapat hidup dalam kerajaan Allah yang sempurna jika kita tidak sempurna?

Allah mengutus Yesus Kristus ke bumi untuk memberi kita suatu cara untuk mengatasi dosa-dosa dan ketidaksempurnaan kita. “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal” (Yohanes 3:16).

Allah mengutus Yesus Kristus ke bumi untuk memberikan kepada kita sebuah jalan untuk mengatasi kelemahan kita.

“Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang Tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia” (Yohanes 3:16–17).

Hutang Kita Sudah Lunas

Ibrani 10:12 Tetapi Ia, setelah mempersembahkan hanya satu korban saja karena dosa, Ia duduk untuk selama-lamanya di sebelah kanan Allah

MISERERE-CONFESSIONApakah Anda tahu bahwa kita berhutang kepada Allah hutang yang sangat besar? Itu bukan hutang uang, itu adalah hutang dosa. Kita berhutang  dosa yang kita tidak pernah bisa bayar. Tetapi Allah sedemikian mengasihi kita bahwa Dia datang dengan sebuah rencana untuk membayar hutang – Dia memberi kita Anak-Nya untuk mati di kayu salib bagi dosa-dosa kita. Yesus adalah tanpa dosa.

Jadi, ketika Dia pergi ke kayu salib sebagai hukuman atas dosa-dosa kita, Dia dikorbankan untuk membayar hutang dosa kita walaupun  Dia tidak berhutang. Saudaraku, kenyataannya adalah bahwa hutang dosa kita telah dibayar lunas!  Pengorbanan Kristus adalah terlebih besar dari hutang dosa kita. Yesus adalah korban yang suci yang mau mati bagi kita. Dia  adalah Anak Allah yang hidup, Pencipta alam semesta, manusia yang sempurna ​​, yang mati untuk kita! 

Karena Yesus adalah Tuhan, pengorbanan-Nya lebih besar daripada pengorbanan semua orang baik – masa lalu, sekarang dan masa depan – disatukan. Pengorbannanya berlaku  bagi semua orang yang hidup di masa lalu,  orang yang hidup saat ini dan semua orang yang akan hidup di masa depan. Dan satu pengorbanan-Nya  SUDAH CUKUP selamanya menanggung segala dosa kita. Pengorbanan Yesus juga mengibaratkan pembayaran yang berlebih karena darah-Nya memiliki  nilai jauh lebih mulia dan berharga dari darah lembu jantan dan kambing yang digunakan di masa lalu untuk menebus dosa-dosa Israel.

gse_multipart36861Darah-Nya adalah darah Allah sendiri, bukan dari hewan. Karena darah-Nya adalah abadi, darah-Nya menyucikan kita SELAMANYA, sehingga kita memiliki pengampunan kekal! Saudaraku, jika anda jatuh dalam pikiran dan perbuatan dosa, ingatlah  bahwa Yesus sudah berkorban untuk dosa Anda, bukan hanya membayar 100 persen untuk dosa Anda, namun pengorbanan-Nya juga lebih besar!.

Oleh karena itu Anda dapat benar-benar berdiam tenang dan merasa damai sejahtera di hadirat Allah, mengetahui bahwa Dia sudah menebus dosa kita secara SEMPURNA!. Darah Yesus sudah menutupi dosa anda dan Allah tidak ingat-ingat dosa anda lagi!  Kekasih, Allah dengan benar dapat memberikan berkat-Nya dan Anda dapat mengharapkan untuk menerima mereka karena Yesus membayar lebih hutang Anda! 

Ibrani 8:12 Sebab Aku akan menaruh belas kasihan terhadap kesalahan mereka dan tidak lagi mengingat dosa-dosa mereka.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,699 other followers