Mengasihi Tuhan Dan Sesama


360_mother_teresa_toutJikalau seorang berkata: “Aku mengasihi Allah,” dan ia membenci saudaranya, maka ia adalah pendusta, karena barangsiapa tidak mengasihi saudaranya yang dilihatnya, tidak mungkin mengasihi Allah, yang tidak dilihatnya. I Yohanes 4:20

Ketika seorang hamba Tuhan bertanya kepada jemaat apakah mengasihi TUhan atau tidak, pastilah orang akan berkata bahwa dia mengasihi Tuhan dengan sepenuh hati. Namun ketika ditanya apakah mengasihi Saudara yang ada di rumah atau temannya yang ada di kantor, sebagian besar dari jemaat ada yang mengatakan bahwa dia membenci saudaranya yang amat pelit, membenci temannya yang telah memfitnah dia, membenci tetangga yang selalu membuang sampah di halaman rumahnya, dan lain sebagainya. Bahkan ada terjadi di dalam satu gereja, dimana jemaatnya saling tidak bersapaan karena sesuatu hal. Mother-Teresa-Friendship-Quotes

Saudara, kalau kita berkata mengasihi Tuhan namun tidak mengasihi sesama manusia, hal itu menurut firman Tuhan adalah dusta. Kita tidak dapat mengasihi TUhan yang tidak kelihatan kalau tidak dapat mengasihi yang kelihatan yaitu saudara dan teman-teman dekat. Karena hukum telah diberikan oleh TUhan Yesus kepada manusia pada waktu pelayananNya yang berkata dalam Matius 22:37 berkata: “Jawab Yesus kepadanya: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.” Selanjutnya Matius 22:39 berkata: “ Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri”. Hukum ini adalah hukum yang mengatur antara hubungan manusia dan Tuhan serta hubungan manusia dengan sesama.

Kalau hubungan dengan sesama tidak baik, maka hubungan dengan Tuhan mustahil akan baik, sebaliknya bila hubungan dengan Tuhan tidak baik, mustahil hubungan dengan sesama menjadi baik. Kalau kita membenci sesama, tidak mengampuni sesama, iri hati dengan sesama, sakit hati dengan sesama, dendam dengan sesama, dan lain sebagainya, maka kita tidak dapat berhubungan dengan baik kepada Tuhan. Kita tidak dapat beribadah kepada Tuhan dan membawa korban persembahan kepadaNya. Oleh karena itu, firman Tuhan kali ini mengajak kita semua untuk dapat menjalin kasih dengan sesama, saling mengampuni dan membina komunikasi serta hubungan dengan sesama sehingga hubungan kita dengan yang lain terutama kepada Tuhan tidak terganggu. Mari kita saling mengampuni, agar dapat mengasihi Tuhan dengan segenap hati.

Terpujilah nama Yesus Kristus Tuhan dan Juruselamat Kita Yang Hidup. Yang Percaya Berkata.. AMin

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s