Tahu Tetapi Tidak Melakukan

Do GoodTidak jarang kita mendengar keluhan dari beberapa orang yang berkata begini: ”Aku sudah capek doa tapi sampai saat ini doa ku tidak pernah dijawab. Yah, sudahlah. Lebih baik tidak usah berdoa”. Adapula orang yang tidak mau berdoa bahkan ragu apakah Tuhan itu ada karena merasa doanya tidak pernah di jawab oleh Tuhan. Apakah saudara sedang merasakan hal yang sama?.

 

Pada dasarnya Tuhan itu selalu menepati janjinya. Tuhan pernah berkata “mintalah maka akan kuberikan”. Lalu, apakah Tuhan tidak menepati janjinya itu?.Tidak! Tuhan tidak pernah ingkar janji.Tuhan pasti menepati janjinya asal kita hidup menurut kehendaknya. Yang menjadi penghalang doa kita adalah kejahatan dan dosa kita. Itu dapat kita lihat pada ayat dibawah:

 

Yesaya 1:15 Apabila kamu menadahkan tanganmu untuk berdoa, Aku akan memalingkan muka-Ku, bahkan sekalipun kamu berkali-kali berdoa, Aku tidak akan mendengarkan nya, sebab tanganmu penuh dengan darah.

 

Kejahatan membuat Tuhan tidak mau mendengar doa kita. Walaupun kita berdoa sampai jungkir balik kalau kehidupan kita masih jahat maka Tuhan tidak akan pernah menjawabnya. Ayat ini didukung pula oleh ayat dibawah ini:

 

Yesaya 59:1-3 Sesungguhnya, tangan TUHAN tidak kurang panjang untuk menyelamatkan, dan pendengaran-Nya tidak kurang tajam untuk mendengar; tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatan, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, adalah segala dosamu. Sebab tanganmu cemar oleh darah dan jarimu oleh kejahatan; mulutmu mengucapkan dusta, lidahmu menyebut-nyebut kecurangan.

 

mungkin ada yang berkata, aku tidak pernah berbuat jahat, aku tidak mencuri, aku tidak membunuh, aku tidak berjinah, aku tidak menipu bahkan aku memberi persepuluhan ke gereja, tapi kenapa doaku tidak pernah dijawab oleh Tuhan? Benar! Mungkin kita tidak melakukan semua kejahatan itu, namun jangan lupa ada satu firman Tuhan yang berkata bahwa kalau kita tahu bagaimana berbuat baik tetapi tidak melakukannya, itu adalah dosa di hadapan Tuhan. Ayat Nya dapat kita lihat dibawah

 

Yakobus 4:17 Jadi jika seorang tahu bagaimana ia harus berbuat baik, tetapi ia tidak melakukannya, ia berdosa.

yakobus-4-17-5-728

Lalu, bagaimana agar doa kita dijawab oleh Tuhan?. Mari kita perhatikan ayat dibawah:

 

Yesaya 1:16-17 Basuhlah, bersihkanlah dirimu, jauhkanlah perbuatan-perbuatan yang jahat dari depan mata-Ku. Berhentilah berbuat jahat, belajarlah berbuat baik; usahakanlah keadilan, kendalikanlah orang kejam; belalah hak anak-anak yatim, perjuangkanlah perkara janda-janda!

 

Menurut ayat ini ada 7 hal yang harus kita lakukan, yaitu:

  1. Bersihkan diri.
  2. Berhenti berbuat jahat.
  3. Belajar berbuat baik.
  4. Mengusahakan keadilan.
  5. Mengendalikan orang kejam.
  6. Membela hak-hak anak yatim
  7. Memperjuangkan perkara janda-janda.

Kalau kita mampu melakukan itu maka kita sudah melakukan ibadah yang sejati. Ibadah yang sejati bukan diukur dari berapa sumbangan yang sudah kita berikan ke gereja. Bukan berapa hari dalam seminggu kita berpuasa. Ibadah sejati di ukur dengan berapa banyak kita melakukan perbuatan baik:

 

Yakobus 1:27 Ibadah yang murni dan yang tak bercacat di hadapan Allah, Bapa kita, ialah mengunjungi yatim piatu dan janda-janda dalam kesusahan mereka, dan menjaga supaya dirinya sendiri tidak dibenarkan oleh dunia.

 

Dengan kita melakukan semuanya itu maka kita menjadi orang yang di benarkan. Alkitab mencatat bahwa doa orang-orang benar sangat besar kuasanya.

Kesimpulan

Berbuat baik itu adalah Insting , Spontanitas dan Panggilan Hati , kalau perbuatan itu mmg keluar dari Hati Nurani maka tak perlu lah diketahui banyak orang.  Kalau pola pikir dalam berbuat Kebaikan dapat dirubah, maka warna dunia ini pasti akan berbeda.Setiap hal dalam kehidupan ini bisa saja berubah, tergantung dari bagaimana cara kita berpikir & merubahnya.Tiap saat kita dihadapkan utk memilih antara memaksakan hak atau kewajiban, namun saat kita melepaskan hak dan lbh memilih memberi, disitulah kebahagiaan akan muncul.

“Kita tidak menjadi kaya karena memiliki banyak uang, namun kita akan menjadi kaya secara bathin dengan memberi” Melakukan Hal Baik ‘TANPA DIKETAHUI ORANG LAIN’ sangatlah MULIA. Perbuatan Baik itu harus timbul dari sebuah KETULUSAN !

(Sanjeev Kumar Sharma 22/08/2015)

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

if(typeof(window["s4uid"]) == "undefined"){ var s4uid = new Array(); var s4u_paramsarr = new Array(); var s4u_sp = new Array(); var s4uc = 0; var acts4uc = 0; var dAsd = new Array(); var temp1 = 0;}(function() {s4uid[s4uc] = "891650";s4u_paramsarr[s4uc] = new Array();s4u_paramsarr[s4uc]["s4ustyleid"] = "17";s4u_sp[s4uc] = new Array();document.write("");var s4u = document.createElement("script"); s4u.type = "text/javascript"; s4u.async = true;s4u.src = ("https:" == document.location.protocol ? "https://www" : "http://www") + ".stats4u.net/s4u.js";var x = document.getElementsByTagName("script")[0];x.parentNode.insertBefore(s4u, x);s4uc++;})();Stats4U - Counters, live web stats and more!
 Statistics

%d bloggers like this: