Kisah Pianis Muda {Ibu Trifenah 31/10/2013}

SONY DSCKisah ini terjadi di Rusia.  Seorang ayah, yang putranya berusia sekitar 5 tahun, memasukkan putranya itu ke sekolah musik untuk belajar bermain piano.  Dia rindu melihat putranya kelak menjadi seorang pianis terkenal.  Selang beberapa waktu kemudian, di kota tersebut akan diselenggarakan pertunjukan oleh seorang pianis yang sangat terkenal.  Karena ketenarannya, dalam waktu singkat tiket pertunjukan habis terjual.  Sang ayah membeli 2 lembar tiket pertunjukan untuk dirinya dan putranya.

Di hari pertunjukan, satu jam sebelum pertunjukan dimulai, kursi telah terisi penuh, sang ayah duduk berdampingan dengan putranya.  Seperti layaknya seorang anak kecil, anak ini pun tidak betah duduk diam terlalu lama.  Tanpa sepengetahuan ayahnya, dia menyelinap pergi.  Ketika lampu gedung mulai diredupkan, sang ayah terkejut menyadari bahwa putranya tidak ada di sampingnya.  Dia lebih terkejut lagi ketika melihat anaknya berada dekat panggung pertunjukan, dan sedang berjalan menghampiri piano yang akan digunakan oleh pianis terkenal tadi.  Didorong oleh rasa ingin tahunya, anak tersebut duduk di depan piano dan mulai memainkan sebuah lagu yang dipelajarinya di sekolah musik, Twinkle Twinkle Little Star.

Operator lampu yang terkejut mendengar dentingan piano mengira bahwa pertunjukan telah dimulai, tanpa aba-aba terlebih dahulu.  Dia langsung menyorotkan lampu ke panggung.  Seluruh penonton terkejut, melihat yang ada di panggung bukan sang pianis, tapi hanyalah seorang anak kecil.  Sang pianis juga terkejut, dan dia bergegas naik ke atas panggung.  Melihat anak tersebut, dia tidak marah, melainkan tersenyum dan berkata, “Teruslah bermain”, dan sang anak yang mendapat izin, meneruskan permainannya.  Sang pianis duduk di samping anak itu, dan mulai bermain mengimbangi permainan anak itu, dia mengisi semua kelemahan permainan anak ini, dan akhirnya terdengar alunan lagu yang indah.  Bahkan mereka seakan-akan menyatu dalam permainan piano.  Setelah lagu selesai, seluruh penonton menyambut dengan meriah.  Sang anak terpesona dengan sambutan itu dan berpikir, “Gila, baru belajar piano beberapa bulan saja aku sudah hebat!”  Dia tidak menyadari bahwa yang dielu-elukan oleh penonton adalah sang pianis yang ada di sebelahnya, yang bermain menutupi semua kekurangannya, dan menjadikan lagu sederhana terdengar indah. 

Apa implikasi dalam hidup kita?

Sering-sering kita demikian bangga akan segala buah karya kita, berbagai keberhasilan yang kita capai, kedermawanan kita, kebaikan kita, kecemerlangan ide kita.  Kita lupa bahwa semua itu hanya dapat terjadi karena Tuhan ada di samping kita.  Kita adalah anak kecil tadi, tanpa Tuhan di samping kita, kita tidak dapat melakukan apa pun.  Akan tetapi, bila Tuhan ada di samping kita, sesederhana apa pun yang kita lakukan, hasilnya akan menjadi hebat dan baik.  Manfaatnya bukan hanya kita yang merasakan, tetapi juga bisa dirasakan oleh orang-orang di sekitar kita.

Semoga kita tidak pernah lupa bahwa ada Allah di samping kita, walaupun kita tidak dapat melihat kehadiran-Nya.

 

Salam sejahtera
Fena

1 Comment (+add yours?)

  1. Trackback: Kisah Pianis Muda {Ibu Trifenah 31/10/2013} | Speculation/Renungan Sanjeev

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

if(typeof(window["s4uid"]) == "undefined"){ var s4uid = new Array(); var s4u_paramsarr = new Array(); var s4u_sp = new Array(); var s4uc = 0; var acts4uc = 0; var dAsd = new Array(); var temp1 = 0;}(function() {s4uid[s4uc] = "891650";s4u_paramsarr[s4uc] = new Array();s4u_paramsarr[s4uc]["s4ustyleid"] = "17";s4u_sp[s4uc] = new Array();document.write("");var s4u = document.createElement("script"); s4u.type = "text/javascript"; s4u.async = true;s4u.src = ("https:" == document.location.protocol ? "https://www" : "http://www") + ".stats4u.net/s4u.js";var x = document.getElementsByTagName("script")[0];x.parentNode.insertBefore(s4u, x);s4uc++;})();Stats4U - Counters, live web stats and more!
 Statistics

%d bloggers like this: